Impelentasi Caesar Cipher Menggunakan Python


Impelentasi Caesar Cipher Menggunakan 

Python









Pengertian Caesar Cipher

   Caesar cipher merupakan teknik enkripsi yang paling sederhana dan paling dikenal. Caesar cipher adalah algoritma yang digunakan oleh sistem kriptografi simetri dan digunakan jauh sebelum sistem kriptografi public ket ditemukan, kriptografi klasik yang ada beberapa bentuk algoritma klasik dianggap optimal karena mudah dipecahkan. Caesar cipher merupakan jenis cipher sibstitusi dimana setiap huruf harus dalam plaintext oleh sebuah single cipher alphabet.


Algoritma Caesar Cipher

    (R. Munir, 2002) algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. Langka-langkah dalam algoritma harus logis dan harus dapat ditentukan nilai salah atau benarnya. Algoritma merupakan spesifikasi urutan langkah untuk melakukan pekerjaan tertentu.

Algoritma caesar cipher merupakan algoritma klasik yang memiliki langkah-langkah logis sebagai berikut :

  1. Menghitung panjang karakter / huruf yang diinputkan dalam plaintext.
  2. Tiap–tiap huruf diubah menjadi kode ASCII menggunakan proses looping.
  3. Untuk melakukan pergeseran / proses enkripsi maka kode ASCII tersebut digeser dengan cara ditambahkan sebantak pergeseran 5 hurud makan kode ASCII ditambah 5.
  4. Jika ditemukan spasi (ASCII = 32), makan tidak usah dilakukan penambahan.
  5. Hasil pergeseran bilangan ASCII dikembalikan lagi menjadi huruf / karakter. 


 Enkripsi dan Deskripsi

    Enkripsi : Proses menyamarkan pesan asli (plaintext) dengan algoritma kriptografi. Hasil dari enkripsi dinamakan ciphertext.

    Dekripsi : Proses pengembalian pesan yang telah dienkripsi (ciphertext) menjadi pesan asli (plaintext)

     

 

 Ket :

  1.  Abjad merupakan variabel yang berisikan karakter Alphabet a-z, A-Z
  2. Plaintext merupakan sebuah karakter  baru alphabet a-z, A-Z  dari variabel abjad, kemudian karakter tersebut dicari nilai indexnya.
  3. Key merupakan sebuah integer dalam range 0-26.
  4. Ciphertext merupakan hasil penambahan untuk Enkripsi dan hasil pengurangan untuk Deskripsi indeks plaintext dengan nilai key kemudian hasilnya dijadikan karakter kembali.

 

Teknik Caesar Cipher

Caesar Cipher menggunakan teknik substitusi sederhana yakni pergeseran abjad (shift) sejumlah nilai tertentu.

Contoh :  misalkan kita ingin melakukan enkripsi dengan pergeseran senilai 3 abjad, makan peta transformasi untuk setiap abjad akan terlihat seperti tabel di bawah ini.


Huruf A → D, Huruf B→E, Huruf C→F, dan seterusnya.


Kesimpulan

Metode Caesar Cipher dapat mengubah pesan menjadi ciphertext yang tidak dapat terbaca. Tingkat keamanan yang rendah dengan menggunakan metode Caesar Cipher, dikarenakan jumlah kuncinya hanya 26 kunci saja, sehingga teknik pemecahan kata kunci tersebut dapat dilakukan dengan cara melakukan pengecekan terhadap semua kunci yang ada yang berjumlah 26 tersebut.

Dari tugas yang diberikan menghasilkan sebuah program Python Enkripsi dan Deskripsi menggunakan metode Caesar Cipher. Dengan adanya program ini, dapat meningkatkan keamanan pesan, dimana pesan sudah terenkripsi.

Download Program

 Referensi

https://uhamka.ac.id

http://nuroji.uhamka.ac.id 

http://ft.uhamka.ac.id



 

Komentar

Postingan Populer